Rabu, 15 Desember 2010

1.Makna sumpah pemuda bagi kehidupan remaja dewasa ini

SUMPAH PEMUDA
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.


Jujur sampai sekarang jaraaannggg sekali bertemu anak muda yg benar2 menjiwai makna sumpah pemuda itu...

demo dimana saja, kapan saja.. semua mengedepankan otot bukan otak..malu kalau disuruh menggunakan ciri khas budayanya sendiri...

Lalu sampai sekarang saja saya suka diejek habis2an kalau msih suka mendengar lagu2 perjuangan, keroncong, dan lagu2 daerah.. atau memakai pakaian yg bernuansa adat... terus kalau saya ikut atau patuh sama peraturan selalu saja ada yang mengejek, "hari gini masih patuh aturan?? ketinggalan jaman bgt sich loe??"

Hmmm... berarti kata2 "aturan dibuat untuk dilanggar" itu sekarang bukan hanya sekedar ucapan, tapi benar2 direalisasikan..

Lalu penggunaan bahasa Indonesia sendiri.. silakan buktikan sendiri realitas di kehidupan sekarang... berapa banyak anak muda jaman sekarang yang masih mau dan bangga kalau berbicara pakai bahasa indonesia yg baku?? paling sudah diledek... "ga gaul lah... ga inilah ga itulah..." karena itu yang dilakukan teman-teman saya...

Anak muda jaman sekarang lebih asyik dan suka namanya begadang mabuk2an, Clubbing, Dugem dan whatever apalah itu namanya...daripada begadang nonton kesenian budayanya sendiri seperti wayang, ludruk, dll..

Alhamdulillah, saya kalau mendengar lagu Indonesia Raya, jujur masih bergetar hati saya... pancasila dan UUD pun masih hapal... Alhamdulillah pula saya terlahir dari keluarga yang selalu menanamkan dalam diri saya agar bangga pada Bangsa dan Negara sendiri.. beberapa orang yang saya kenal bahkan sudah nggak hafal pancasila.. lagu kebangsaan saja kalau nyanyiin terkesan malas sekali...

itu semua contoh2 keciill tapi terlalu sering dilakukan oleh kaum2 intelektual yang disebut pemuda itu...

bagaimana kita bisa membangun bangsa, bertolak dari Jiwa Sumpah Pemuda itu, kalau pemuda2nya seperti itu??
Ini Kenyataan bahwa kita selalu iri dengan kemajuan negara2 lain... tapi JUST IT.. Sekedar IRI saja.. tapi utk mewujudkannya kalian yg merasa pemuda saya rasa enggak begitu terlihat perwujudannya... hanya segelintir yang benar2 ingin mewujudkannya, tapi sebagian besar????

negara lain bangga dgn budayanya... sedangkan kita???? pakai batik dibilang katrok.. begitu diklaim negara lain baru berkoar2... Hmmmm.... coba lihat banyak public figure negara kita sampai mereka2 yang ikut ajang kontes2 kecantikan atau apalah itu... ditanya pancasila, isi pembukaan UUD 1945.... berapa banyak yang hafal???

Mahasiswa2 saat ini kebanyakan.. hobinya TAWURAN.. semua diselesaikan secara KEKERASAN.. saya sama sekali enggak pernah ikut demonstrasi sampai anarkis, dan selalu dikatakan tidak kompak, tidak setia kawan, tidak nasionalis.. Apa itu ya yang disebut Nasionalis?? apa itu cara membangun bangsa? apa itu cara untuk menyalurkan aspirasi? semua dengan cara kekerasan??

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar